Hama dan Penyakit Tanaman Tomat

|
September 18, 2026
Nadhiva Maharani

Tanaman tomat sudah sering disiram dan dipupuk, tetapi sering layu dan enggan berbuah? Solusinya bukan menambah pupuk, mungkin tanaman tomat anda terkena penyakit atau serangan hama. Simak jenis-jenis dan cara mengatasi hama dan penyakit tanaman tomat berikut ini. 

Layu Bakteri

Layu bakteri pada tanaman tomatLayu bakteri pada tanaman tomat

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Ralstonia solanacearum, bakteri ini menyebabkan tanaman kesulitan dalam menyerap air. Tanaman tomat yang terkena penyakit ini ditandai dengan layu mendadak setiap siang hari tetapi pulih kembali pada malam hari. Akar dan pangkal batang berwarna kecoklatan akibat pembusukan. Tanaman akan mati dalam waktu kurang dari 1 minggu. 

Virus Kuning

Virus Kuning pada tanaman tomatKutu Kebul

Penyakit ini disebabkan oleh Geminivirus yang ditularkan melalui kutu kebul, bukan hanya tomat tapi bisa menyerang tanaman cabai dan juga terong. Tanaman yang terkena virus ini ditandai dengan tanaman menjadi kerdil, daun muda berubah menjadi kuning, mengerut, dan menebal, dan bunga menjadi lebih mudah gugur. 

Hawar Daun

Hawar daun pada tanaman tomatHawar daun pada tanaman tomat

Hawar daun biasanya terjadi pada saat cuaca musim hujan, lembap, dan dingin. Tanaman tomat yang terkena penyakit ini biasanya ditandai dengan adanya bercak-bercak berwarna hijau kelabu yang tampak basah pada sisi daun, lapisan putih seperti serbuk di bawah daun, batang berwarna coklat kehitaman dan mudah patah, dan buah muncul bercak coklat dan keabuan

Lalat Buah

Lalat Buah

Salah satu hama yang paling merugikan tanaman tomat. Tanaman tomat tidak diserang oleh lalat dewasa tetapi larva lalat buah. Gejala dari penyakit ini adalah adanya noda hitam atau bekas tusukan pada permukaan kulit buah, buah mudah rontok, jika buah membesar, buah menjadi lebih lembek dan membusuk

Solusi Penanganan Ramah Lingkungan

Agen Pengendali Hayati

Aplikasi agen pengendali hayati berupa mikroba dapat menekan hama dan penyakit, terutama menekan cendawan yang menular pada tanah. Agen pengendali hayati yang dapat digunakan biasanya mengandung cendawan Trichoderma spp dan Gliocladium spp., atau bakteri Bacillus subtilis, Pseudomonas fluorescens. Selain mempertahankan tanaman dari penyakit mikroba tersebut dapat meningkatkan kesehatan tanah dan menyuburkan tanaman. 

Rotasi Tanaman

Hindari penanaman tanaman yang satu famili dengan tomat secara terus menerus, contoh cabai, terong, dan kentang. Menanam tanaman tomat setelah cabai, terong, kentang ataupun sebaliknya dapat menyebabkan penyakit atau hama terus bertahan di kebun Anda. Sebaiknya, Anda dapat mengganti ke tanaman kacang-kacangan (kedelai, kacang hijau, kacang tanah) atau sayuran daun (selada, bokchoy, sawi). 

Tanaman Pendamping

MarigoldHoverfly

Menanaman tanaman pendamping seperti tanaman bunga atau tanaman aromatik, seperti mawar, marigold, kemangi, atau serai dapat menghalau hama tanaman. Tanaman tersebut memiliki aroma khas yang tidak disukai oleh hama, selain itu tanaman pendamping dapat menarik serangga musuh alami, seperti hoverfly, ladybug, tawon cotesia). Serangga musuh alami tersebut dapat memangsa hama tanaman seperti kutu daun, kutu kebul, dan ulat. 

Fungisida dan Pestisida dari Ekstrak Tanama

Anda bisa membuat fungisida atau pestisida alami dari ekstrak tanaman, seperti bawang merah, kunyit, jahe, tembakau, atau mimba. Haluskan bahan tanaman dengan blender, campurkan cairan tanaman dengan satu sendok baking soda atau sabun cair dan tambahkan 1 Liter air. Lakukan penyemprotan pada pagi hari sebelum pukul 08.00 atau pada sore hari setelah pukul 16.00, semprotkan pada seluruh bagian tanaman. 

 

Langkah efisien dalam memanfaatkan agen biologis tersebut yaitu melalui penggunaan Kaylix. Biostimulan berbahan dasar rumput laut tropis produksi Zentide ini diperkaya 14 mikroorganisme bermanfaat, di antaranya Bacillus serta Trichoderma. Kandungan ini efektif meredam patogen tular tanah dan memulihkan kesuburan lahan tanam tomat. Selain meningkatkan ketahanan dari ancaman gangguan, Kaylix turut memperkuat perakaran dan memaksimalkan penyerapan hara agar produksi buah menjadi lebih melimpah.

Mari optimalkan pemeliharaan kebun tomat Anda secara tepat dengan memenuhi kebutuhan nutrisi secara seimbang, bukan hanya sekadar memperbanyak asupan pupuk.

 

Ditulis oleh: I Gede Tirta Sukahet

cross